Dialog Konyol

Dari milis..

Dialog absurd di tengah kota Jakarta. Gak tahu kisah nyata atau bukan..yang jelas lucu bangeet..

#Bis sekarang teladan…
Cewe baru belajar nyetir: “Gua itu paling males nyetir di belakang bis, tau sendiri kan bis suka ontime nunggu penumpang… ”

Kelapa Gading, didengar oleh saudara yang malas menjelaskan perbedaan besar “ontime” dan “ngetem”.

#Wah, udah lama gak merhatiin dia…
Ibu mengejek anak kecil bersepeda: “Ih, lihat tuh, badan segede gitu kok masa naik sepeda sekecil itu, hahaha…. (sesaat kemudian)… Lah, itu anakku!”

Perumahan di Jakarta, didengar oleh teman yang langsung terbahak-bahak.

#Sehat bener ya, jaringannya. ..
Programmer 1: “Kemaren internet gua udah onlen, cuy”
Programmer 2: “Wah selamat-selamat, download pelm lah kita, gak perlu nonton serial di tipi!”
Coordinator: “Gaya bener lo pada, mentang-mentang udah pada pasang internet bearbrand… ”

Sebuah warung makan, didengar oleh teman-teman yang langsung bergulingan.

# Emangnya gua badak?
Cewe mau ikut kursus: “Mbak, kalo disini ada kelas conservation gak?”

Didengar oleh Student Advisor yang berasa di LSM.

# Saya menghormati sejarah…
Account Executive: “Baik, kalau begitu kita meeting lagi Senin tanggal 20…”
Klien Besar: “Tanggal 20 itu hari Sabtu. Kita meeting Senin tanggal 22.”
Account Executive: “Tapi tanggal 22 itu hari Rabu. (diam sesaat) Ups, my mistake, ini kalender tahun lalu.”

Didengar oleh semua kolega yang ingin membungkus AE itu dan mengirimnya ke Timbuktu.

# Yang pasti bisa buat nyelem…
Lelaki di toko kacamata: “Yang itu dong, Mbak… Liat…”
Pramuniaga: “Nah yang ini keren, Mas… Bahannya juga bagus, Titanic…”

Optik di Mangga Dua, didengar oleh pengunjung yang ingin mendorong pramuniaga ke laut.

#Jaman susah sih…
Pada saat telepon gratis dua detik pertama,
Cowo Hemat: “Kamu dimana? (tutup) Apa? (tutup) Pulang… (tutup) PULANG! (tutup) Aku bilang kamu pula… Ah, goblok lebih dari dua detik!” (tutup)

Didengar oleh teman yang ingin merebut dan merebus handphone itu.

# Yang horisontal kalau bisa!
Di sebuah restoran,
Teman #1: “Eh udahan yuk, kite cabs..”
Teman #2: “Gua aja yang panggilin.. Mas! Billboardnya ya!

Restoran di Jakarta, didengar oleh banyak orang yang merasa kasihan dengan pelayannya

# Menurut sejarah, gak baik loncat-loncat. ..
Ditengah sebuah konser,
Wanita Bingung: “Waduh… Minggir, minggir, kacamata saya jatuh… Awas jangan diinjak!”
Lelaki Baik: “Kenapa mbak, kenapa?”
Wanita Bingung: “Ini mas, kacamata saya jatuh, duh gimana ya?”
Lelaki Baik: “Sini saya bantu cariin. Wah si mbak nih, makanya lompatnya pelan-pelan, jangan terlalu histori….”
Wanita Bingung: “Histori?”

Senayan, didengar oleh penonton lain yang tiba-tiba tidak bisa loncat lagi. (mksdnya histeris)

# Ini yang salah ngerti siapa ya?
Pria: “Mbak, pesen es teh manis…”
Pelayan: “Es-nya habis mas….”
Pria: “Ya udah, es teh tawar…”
Pelayan: “Iya, mas….”

Restoran di Jakarta, didengar oleh pengunjung lain yang berpikir cara buat es…

# Maksud gua buat naruh barang!
Mahasiswa S2 mengomel: “Heran gua, hotel sebesar ini gak ada ballroom-nya! ”
Teman: “Emang loe mau ngapain, resepsi?”
Mahasiswa S2: “Mau minta koper gua dibawain ke kamar nih!”
Teman: “Bellboy kaleeeee!”

Hotel bintang lima di Kebon Sirih, didengar oleh semua teman gaulnya yang memaklumi mahasiswa yang baru saja tidak lulus TOEFL.

# Dulu di percetakan ya, mas?
Penjaga Parkir: “Wah mas, stiker parkir langganannya udah exemplar nih, besok diperpanjang ya.”

Perkantoran Sudirman, didengar oleh pengemudi yang akhirnya sadar ada tulisan EXP di stikernya.

# Pengetahuanmu luas, nak…
Mahasiswa #1: “Eh, lo demen Mocca gak?”
Mahasiswa #2: (berpikir sebentar) “Halal gak?”
Mahasiswa #1: “Ya elah, bukan mocca minuman, tapi Mocca band!”
Mahasiswa #2: (dengan begitu PD) “Ah, kalo band-band luar negeri gitu gua nggak demen…”

Jakarta, didengar oleh seseorang yang memejamkan mata dan berteriak dalam hati.

# Kalo bisa yang triple L!
Ibu #1: “Saya yang well-done ya.”
Pelayan: “Baik, bu. (Ke ibu lainnya) Ibu steaknya mau gimana?”
Ibu #2: “Maksudnya mas?”
Pelayan: “Mau yang medium atau…”
Ibu #2: (Memotong dengan mantap) “Ooooh, saya yang large aja, mas!”

Restoran Steak di Jakarta Selatan, didengar oleh ibu lain yang merasa harus membenahi make-up tiba-tiba.

# Makanya perhatian dong!
Si Pemimpi: “Gua pengen bikin bagasi gua jadi home theater deh.”
Si Serius: “Hah, gimana caranya?”
Si Pemimpi: “Ya nanti gua mau tambahin (mulai penjelasan teknis).”
Si Serius: “Home theater portabel gitu?”
Si Pemimpi: “Ya nggak lah, gimana caranya loe bawa-bawa bagasi?”
Si Serius: “Ya ditenteng gitu? Eh, maksud loe bagasi apa nih?”
Si Pemimpi: “Ya itulah! Yang tempat parkir mobil… Masa loe gak tau sih?”
Si Serius: “Euh, itu kayaknya garasi kali!”

Reuni alumni di Jakarta, didengar oleh seseorang yang langsung harus ke kamar kecil.

# Otomatis ya, mbak?
Kasir: “Mau order apa, mas?”
Pembeli: “Coca-Cola large satu, sama french fries satu… Itu aja, mbak.”
Kasir: “Oke, saya ulang ya, Coca-Cola large satu, french fries large satu. Mau tambah kentang gorengnya, mas?”

Restoran fastfood di Jakarta, didengar oleh pembeli yang merasa dicekokin.

# Saya kan gak pernah ngerti dunia itu!
Pejabat: “Selamat sore, hari ini adalah hari yang bahagia karena kita menjadi tuan rumah untuk event internasional yaitu Festival Seni Koremponter. ..”
(Seluruh hadirin tertawa)
Pejabat: “Maksud saya Korentomper. ..”
Tamu Gemas: “Kontemporer, pak!”
Pejabat: “Ya harap maklum, saya kan bukan seniman!”

Galeri Nasional Jakarta, didengar oleh hadirin yang langsung mengeluarkan palu dan pahat.

# Ini tindak lanjut yang penuh cinta!
Reporter: “Pak, bagaimana perkembangan kasus korupsi X, apakah ada tindak lanjut dari instansi bapak, seperti pemberian sanksi ?”
Pejabat: “Sejauh ini masih kita pantau dulu, hal ini sedang dibicarakan bagaimana2nya”
Reporter: “Apakah justru ini melibatkan orang dalam pak?”
Pejabat: “Loh, anda tidak boleh sembarangan begitu… Kita harus lihat situasi ini kiss per kiss nya…”
Reporter: “Maksud bapak case by case ?”
Pejabat: (malu) “Iyalah gitu.”

Kantor pemerintahan, didengar oleh kameraman yang menutup mulutnya takut dicium…

# Ternyata bukan dongeng anak…
Istri: “Itu loh, yang badannya pendek-pendek. ..”
Suami: “Apaan?”
Istri: “Yang tokoh fairy tale…”
Suami: “Ha, yang mana sih?”
Istri: “Yang punya jenggot…”
Suami: “Yang mana sih…?”
Istri: “Itu lho, yang Snow White dan 7 Mucikari!”

Didengar oleh teman yang hampir berguling-guling.
Be Sociable, Share!
  • vuible Dialog Konyol
  • more Dialog Konyol

3 thoughts on “Dialog Konyol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

CAPTCHA image